Usaha 'Tim Samba' untuk Move On dari Masa lalu Jelek Th. Lantas

Usaha ‘Tim Samba’ untuk Move On dari Masa lalu Jelek Th. Lantas

Usaha ‘Tim Samba’ untuk Move On dari Masa lalu Jelek Th. Lantas

Usaha 'Tim Samba' untuk Move On dari Masa lalu Jelek Th. Lantas

Agen Bola, Santiago – Scuad Brasil dimaksud masih tetap sangat mengingat kekecewaan di Piala Dunia 2014 lantas. Selecao belum sembuh benar, meskipun arena Copa America 2015 mungkin saja pelipur lara yang cocok.

Th. lantas Brasil, tim tersukses dengan lima titel, pernah pelihara harapan menaikkan koleksi gelar juara Piala Dunia saat menghajat pesta sepakbola tersebut di negaranya sendiri.

Harapan itu awalannya jalan positif sesudah tim Samba melenggang dari fase group. Resistensi Chile di babak 16 besar juga lalu sukses dipatahkan melalui adu penalti. Kemudian giliran Kolombia yang dilalui dengan score 2-1 di perempatfinal.

Lantas datanglah mimpi jelek itu. Brasil kalah telak 1-7 saat bertemu dengan Jerman–yang pada akhirnya jadi juara sesudah menang 1-0 atas Argentina di extra time.

Selesai Piala Dunia, Brasil memperoleh angin baru bersamaan dengan kehadiran Dunga juga sebagai pelatih. Dibawah arahan bekas pemain yang turut menolong Brasil memenangkan Piala Dunia 1994 itu, Thiago Silva cs dapat memenangi 12 dari 13 pertandingan yang sudah ditempuh.

Hanya satu kekalahan Brasil-nya Dunga selama ini dirasa saat bertemu dengan Kolombia di partai ke-2 Copa America yang tengah berjalan. Tetapi, hal semacam itu tak membendung langkah Brasil menembus perempatfinal untuk hadapi Paraguay, Sabtu (27/6/2015) depan. Harapan Brasil saat ini sudah pasti dapat selalu maju supaya dapat menyembuhkan kecewa th. lantas dengan gelar juara di Copa America.

” Kami telah pernah rasakan ada rasa tak yakin dalam tim, yang kadang-kadang memanglah kurang kompak, namun kami telah melalui itu seluruhnya. Tim (di 2015) ini adalah suatu kesatuan yang bagus, kami mempunyai pemain-pemain impresif, ” kata Pelatih Penjaga gawang tim Brasil Claudio Taffarel seperti diambil Soccerway. com.

” Untuk kalian yang hanya lihat apa yang berlangsung diatas lapangan, kalian tidak tahu apa yang berlangsung dibalik monitor. Namun untuk kami seluruhnya yang selalu bekerja dengan tim ini serta telah melalui Piala Dunia 1994, kami lihat potensi yang sama pada sekarang ini. Kami lihat hasrat mereka untuk bekerja bersama serta berupaya sebaik-baiknya. ”

Baca Juga : Benitez Hadapi Dilema pada Tour Pramusim Madrid

” Mereka telah alami banyak tantangan. Mereka kalah di Piala Dunia, rasakan kekalahan yang tidak terlupakan, serta saat ini mereka masih tetap selalu menanggung beban itu. Saya yakin selangkah untuk selangkah mereka bakal bangun kepercayaan pada diri mereka sendiri serta akan menghadirkan banyak keceriaan untuk kebanyakan orang, ” katanya.