Telah Berbelanja Banyak, Van Gaal Dituntut Hadirkan Trofi untuk MU

Telah Berbelanja Banyak, Van Gaal Dituntut Hadirkan Trofi untuk MU

Telah Berbelanja Banyak, Van Gaal Dituntut Hadirkan Trofi untuk MU

Telah Berbelanja Banyak, Van Gaal Dituntut Hadirkan Trofi untuk MU

Agen Bola Online, Manchester – Dengan aktivitasnya di bursa transfer, Manchester United layak jadikan kandidat juara Premier League. Namun, hal semacam itu akan jadi beban untuk Louis van Gaal yang dituntut betul-betul dapat mendatangkan trofi, bila tidak mau kehilangan pekerjaannya.

Memphis Depay, Matteo Darmian, Bastian Schweinsteiger, Morgan Schneiderlin, serta Sergio Romero, yaitu lima pemain yang dibeli ‘Setan Merah’ musim panas ini dengan dana 80 juta poundsterling.

Tetapi, MU belum berhenti lantaran Van Gaal masih tetap memerlukan pemain depan dan bek untuk melengkapi skuatnya di musim 2015/2016. Berbelanja besar musim lantas diperkirakan akan kembali terulang, walau nominalnya tidak sama.

Musim lantas kehadiran Angel Di Maria dkk menggunakan dana 150 juta pound, tetapi pembelian itu dikira tidak optimal mengingat MU ” hanya ” finis empat besar serta tidak mencapai satu juga trofi.

Telah menggunakan dana 230 juta pound dalam kurun saat 12 bln. jadi manajer MU, Van Gaal harus mesti selekasnya mendatangkan trofi musim depan, dimana Premier League jadi prioritasnya. Karena hasil diluar itu bakal menyebabkan jelek untuk posisinya juga sebagai manajer.

” Sudah pasti dia dalam desakan, ” tutur eks bek MU, Rio Ferdinand, seperti diambil Mirror.

” Sekurang-kurangnya mesti ada penambahan serta finis di posisi ke-2. Man United mesti finis, minimum, di posisi ke-2 musim ini, serta mungkin saja memperoleh trofi, ” sambungnya.

” Anda mesti perlihatkan bahwa tim telah tampak tambah baik sesudah membelanjakan banyak duit. ”

Baca Juga : Waktunya Arsenal Jadi Kompetitor Serius Gelar Juara

” Dia mesti merubah tim seperti hasratnya. Dia bukannya menggantikan tim yang barusan jadi juara serta penuh yakin diri, saat dia datang, tim dalam keadaan terpuruk serta kehilangan keyakinan diri. ”

” Mungkin saja waktu itu tak ada beban untuk dia. Saya pikir kehadirannya telah pas dimana dia membawa filosofi dan ide-idenya sendiri, ” sekian Ferdinand.