Rekor Buruk di Laga Perdana Sang Juara Premier League

Rekor Buruk di Laga Perdana Sang Juara Premier League

Rekor Buruk di Laga Perdana Sang Juara Premier League

Rekor Buruk di Laga Perdana Sang Juara Premier League

Agen Bola Online ,Hull – Leicester City bikin histori waktu memenangkan Premier League musim lantas. Dimuka upayanya berstatus kampiun, The Foxes jadi segera bisa rekor buruk.

Sabtu (13/8/2016) malam WIB, Leicester melakukan pertandingan pertama Premier League mereka sebagai juara bertahan. Di KC Stadium, scuad garapan Claudio Ranieri bertamu ke tim promosi Hull City.

Dengan apa yang dicapai musim lantas, Leicester terang jadi unggulan dalam kompetisi pembuka musim 2016/2017 ini. Terlebih Hull maju ke Premier League bukanlah sebagai juara Championship, tetapi melalui jalur playoff sesudah hanya duduk di posisi empat divisi itu.

Tulis juga bila Hull saat ini tak miliki manajer tetaplah. Mike Phelan yang duduk di kursi manajer dalam pertandingan itu hanya berstatus interim, menukar Steve Bruce yang angkat kaki pada 22 Juli lantas.

Namun siapa kira Hull dapat memberi surprise besar dimuka musim. Bermain di depan pendukungnya sendiri The Tigers menang 2-1. Tuan tempat tinggal unggul lebih dahulu di kompetisi itu lewat Adama Diomande, yang lalu disamakan oleh penalti Riyad Mahrez. Gol penentu kemenangan Hull datang dari Robert Snodgrass di menit 57.

Leicester melepas semakin banyak tembakan dalam pertandingan itu, sejumlah 17 dengan empat salah satunya on tujuan. Sesaat Hull miliki 14 tembakan, dimana lima salah satunya menghadap tujuan.

Baca Juga : Liverpool Disarankan Beli Satu Bek Kiri

Kekalahan Leicester atas Hull menorehkan satu rekor baru di Premier League. Ini yaitu kali pertama juara Premier League menelan kekalahan di kompetisi pertamanya. Guardian bahkan juga menyebutkan bila tak pernah ada terlebih dulu mulai sejak 1989-1990 juara Liga Inggris tunduk di minggu pertama.

” Kami coba mencetak kemenangan, namun terkadang itu mustahil diraih. Kami memnbuat kekeliruan serta kami mesti memikirkan dimana kekeliruan itu berlangsung, ” ucap Claudio Ranieri selesai kompetisi di Skysports.