http://smskeen.com/wp-content/uploads/2017/04/2FFA888F00000578-0-image-a-16_1452421139364.jpg

Manajer Southampton Kenang Duel Pertama dengan Guardiola

http://smskeen.com/wp-content/uploads/2017/04/2FFA888F00000578-0-image-a-16_1452421139364.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Manajer Manchester City, Josep Guardiola, diyakini bisa mengantarkan timnya meraih juara Premier League – kasta teratas Liga Inggris. Pendapat itu dikemukakan manajer Southampton, Claude Puel.

Southampton akan menjadi lawan Manchester City pada pertandingan Premier League, Sabtu (15/4/2017). Puel memuji kiprah Pep Guardiola sejak menukangi Barcelona, Bayern Muenchen, hingga kini menukangi Manchester City.

Puel pun yakin bahwa Josep Guardiola akan mengubah sepak bola Inggris, jika diberi waktu.

“Guardiola punya filosofi bagus dalam sepak bola. Dia sangat mementingkan permainan yang indah dan menjadi contoh banyak pelatih,” ucap manajer Southampton itu kepada Manchester Evening News.

“Guardiola sudah memenangi Liga Spanyol dan Jerman, di masa depan bisa saja dia akan juara di Liga Inggris,” tutur Puel.
BACA JUGA : Wenger Punya Hak Tentukan Suksesornya di Arsenal
Sejak bergabung dengan Manchester City, Guardiola sudah mengantongi enam kekalahan. Catatan itu merupakan yang perdana di sepanjang karier kepelatihannya.

Bandingkan dengan musim perdananya di FC Barcelona dan FC Bayern. Di FC Barcelona pada musim 2008-2009, Guardiola kalah lima kali di La Liga.

Maju ke musim 2013-2014, Guardiola pindah ke FC Bayern Muenchen. Catatan pria asal Santpedor, Spanyol, itu juga impresif.

Meski baru satu musim, Guardiola membawa Bayern mempertahankan gelar Bundesliga dan hanya dua kali kalah di kompetisi tertinggi Liga Jerman tersebut.

Komparasi itu yang membuat banyak pihak menilai musim perdana Guardiola di Etihad Stadium tidak cemerlang. Hanya, Puel tetap menilai bahwa Guardiola tetap pelatih hebat meski punya catatan minor bersama Man City.

Pelatih asal Perancis tersebut mengacu pada pengalaman bertemu Guardiola pada babak 16 Besar Liga Champions tahun 2009.

Kala itu, Guardiola masih menangani Barca dan Puel berstatus juru taktik Olympique Lyon.

Kedua tim bermain imbang 1-1 pada leg pertama, sebelum Guardiola dan Barca menang 5-2 pada leg kedua. Dari kedua perjumpaan itu, Puel bisa menilai kualitas pelatih lawannya tersebut.

“Dia memang masih muda, tetapi bisa membangun tim yang fantastis,” kata Puel mengenang perjumpaannya dengan Guardiola.

“Pep Guardiola mengubah sepak bola dan memberi kans para pelatih untuk berpikir tentang mengambil alih penguasaan bola di lapangan. Semua tim ingin meniru gayanya dan untuk itu saya menghormati Guardiola,” kata Puel.

Man City saat ini masih menduduki peringkat keempat klasemen sementara di Liga Inggris dengan 61 poin. Mereka tertinggal 14 angka dari Chelsea di urutan pertama.