http://smskeen.com/wp-content/uploads/2017/04/4065753791.jpg

Soal Tandukan Fellaini, Mourinho Sebut Aguero Cerdik dan Berpengalaman

http://smskeen.com/wp-content/uploads/2017/04/4065753791.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Manajer Manchester United, Jose Mourinho, mengatakan, reaksi berlebihan striker Man City, Sergio Aguero, sangat berperan dalam terusirnya gelandang Marouane Fellaini oleh wasit.

Menurut pelatih asal Portugal itu, respons berlebihan itu membuktikan bahwa Aguero adalah striker yang “sangat cerdik dan berpengalaman”.

Pada laga derbi Manchester yang berakhir imbang 0-0 di Stadion Etihad, Kamis (27/4/2017), terjadi insiden benturan kepala yang melibatkan Fellaini dengan Aguero pada menit ke-84.

Awalnya, Fellaini melanggar Aguero, lalu keduanya terlibat adu pendapat hingga kemudian Fellaini membenturkan kepalanya kepada striker asal Argentina itu.

Akibat aksinya tersebut, gelandang berambut gimbal itu pun dihukum kartu merah oleh wasit.

Terkait hal itu, Mourinho membela anak asuhnya meski ia pun mengatakan bahwa Fellaini dapat disalahkan terkait pelanggaran awal.

Mourinho menganggap reaksi Aguero sangat berlebihan sehingga meyakinkan wasit, Martin Atkinson, untuk mengeluarkan kartu merah.

“Saya tidak menontonnya di TV. Saya berbicara dengan Fellaini dan dia sangat kecewa. Dia merasa ini adalah kartu merah karena dia ‘Marouane Fellaini’,” kata Mourinho.

“Saya berbicara dengan Atkinson yang mengatakan bahwa menurut dia itu kartu merah. Saya tidak menonton, tetapi saya bisa menebaknya, (Aguero) pemain Argentina yang ‘sangat cerdik dan berpengalaman’,” ucapnya.
BACA JUGA :Hasil Liga Inggris, Man City Ditahan Man United dalam Derbi Manchester
Terkait jalannya laga, Mourinho menyatakan senang dengan penampilan anak asuhnya pada babak pertama, meski Man United tidak diperkuat Zlatan Ibrahimovic, Paul Pogba, Juan Mata, dan Marcos Rojo.

Selain itu, dia mengakui timnya harus bersyukur bisa meraih satu poin, mengingat pada akhir babak kedua mereka terus mendapat tekanan, terlebih dengan diusirnya Fellaini.

“Kami ingin berbuat lebih banyak dalam hal menyerang dan mengeksplorasi serangan balik lebih banyak. Pada babak pertama, kami memiliki kontrol yang baik, tetapi jalannya babak kedua menjadi lebih sulit,” tutur Mourinho.

“Itu bahkan lebih buruk lagi dengan berkurangnya satu pemain. Jadi, kami harus membuat keputusan untuk berjuang keras mengambil satu poin,” ujarnya.

Atas hasil ini, posisi kedua tim pada klasemen sementara Premier League tak berubah.

Manchester United berada di posisi kelima dengan raihan 64 poin, tertinggal satu angka dari Man City yang berada di peringkat keempat.