http://smskeen.com/wp-content/uploads/2018/08/4158.jpg

MU Menang, Mourinho Kecam Jadwal Premier League

http://smskeen.com/wp-content/uploads/2018/08/4158.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Manajer Manchester United, Jose Mourinho memberikan kecaman terhadap pengaturan jadwal Premier League musim 2018-19 setelah timnya mengalahkan Leicester City di Old Trafford, Sabtu (11/8) dini hari WIB.

Dua gol kemenangan United masing-masing dicetak Paul Pogba lewat titik penalti serta Luke Shaw. Leicester sempat menipiskan ketinggalan berkat gol Jamie Vardy.

Meski senang dengan kemenangan ini, akan tetapi Mourinho tak bisa menyembunyikan kekesalannya terhadap pihak otoritas Premier League yang menjadwalkan laga perdana musim ini di awal Agustus, di mana banyak pemain United yang baru kembali dari masa liburan.

Usai laga, Mourinho menunjukkan kekesalannya dengan menyindir petinggi otoritas liga, Richard Scudamore dan menyatakan bahwa harusnya ada enam jatah pergantian pemain di timnya.

“Tuan Scudamore pasti senang, ini adalah cara bagus untuk memulai Premier League. Pertandingan yang bagus. Pertandingan di mana saya butuh enam pergantian pemain bukan tiga,” sindir Mourinho dalam wawancara dengan Sky Sports.

“Saya ingin memainkan [Anthony] Martial tapi tak bisa, Paul Pogba tak bisa bermain 90 menit, Fred pun demikian. Saya ingin pergantian pemain lebih,” tambahnya.

BACA JUGA : Kepa Tak Tertekan Dengan Label Kiper Paling Mahal

“Tak mudah menangani laga dari pinggir lapangan. Namun saya memberitahu pemain kita memiliki periode bagus, banyak pandangan dari tipe sepakbola yang ingin kami mainkan,” tandasnya.

Lebih lanjut, Mourinho juga memberikan pujian terhadap timnya yang tampil dengan semangat tinggi dan memberikan segalanya di atas lapangan meski kehabisan tenaga.

“Leicester menunjukkan kekuatan di beberapa kesempatan tapi kami bisa mengatasinya sebagai tim. Tim bermain selayaknya tim,” tutur Mourinho.

“Di babak kedua Andreas Pereira dan Fred mendapat kartu kuning. Paul fantastis kontribusinya luar biasa tapi tenaganya menghilang,” imbuhnya.

“Kami mendapat masalah. Martial di 20 menit terakhir bisa memberikan kami gol kedua tapi saya tak bisa melakukan pergantian tersebut. Para pemain memberikan segalanya, mereka memberikan apa yang mereka punya. Semua pemain melakukannya,” puji Mou.