http://smskeen.com/wp-content/uploads/2018/10/instagram-julio-baptista.jpg

Kalah Di El Clasico, Tidak Ada Ampun Untuk Julen Lopetegui

http://smskeen.com/wp-content/uploads/2018/10/instagram-julio-baptista.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Mantan penyerang Real Madrid, Julio Baptista angkat suara mengenai situasi Julen Lopetegui. Baptista percaya bahwa Lopetegui tidak akan mendapatkan ampun jika Real Madrid kalah di El Clasico kali ini.

Lopetegui yang baru ditunjuk menjadi manajer Real Madrid di musim panas kemarin, bisa dikatakan tengah berada di ujung tanduk. Hal ini dikarenakan Sergio Ramos dan Kolega gagal meraih hasil yang maksimal belakangan ini, di mana mereka hanya mampu meraih 1 kemenangan dari total 6 laga terakhir mereka di semua kompetisi.

Pada akhir pekan ini, Real Madrid akan melakoni laga EL Clasico di Camp Nou. Banyak berita yang menyebut bahwa nasib mantan pelatih Timnas Spanyol ini akan ditentukan pada pertandingan tersebut.

Baptista sendiri mengamini kabar tersebut, karena menurutnya kans sang pelatih untuk dipecat sangat besar jika El Real kalah pada laga akbar itu. “Lopetegui? Ingat Real Madrid tidak pernah menunggu siapapun,” buka Baptista kepada berita bola online.

BACA JUGA : Gawat! Mourinho Tak Yakin De Gea Bertahan di Old Trafford

Baptista menilai manajemen Real Madrid bukanlah tipikal manajemen yang sabar dengan rentetan hasil buruk.

Baptista menilai El Real tidak akan segan memecat seorang pelatih sekelas Lopetegui, karena mereka pernah memecat pelatih yang pamornya lebih besar dari Lopetegui sebelumnya.

“Real Madrid adalah klub yang besar dan mereka selalu menuntut mendapatkan respin yang cepat usai periode yang buruk. Kasus Ancelotti saya rasa bisa menjadi referensi untuk situasi Lopetegui.”

Dengan beredarnya rumor pemecatan Lopetegui, belakangan ini mulai muncul beberapa nama yang dikabarkan akan menjadi pengganti sang pelatih.

Namun dalam pandangan Baptista, ada satu mantan pemain Real Madrid yang bakal cocok untuk melatih Real Madrid berikutnya.

“Saya rasa Guti sudah siap untuk menjadi pelatih Real Madrid.” tandasnya.