http://smskeen.com/wp-content/uploads/2018/10/bernd-schuster-real-madrid.jpg

Lini Depan Mandul, Schuster Sarankan Madrid Tak Belanja Di Bulan Januari

http://smskeen.com/wp-content/uploads/2018/10/bernd-schuster-real-madrid.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Real Madrid mencatatkan rekor terburuk untuk urusan mencetak gol dalam 33 tahun terakhir. Tetapi menurut sang mantan pelatih, Bernd Schuster, itu bukanlah alasan yang tepat untuk menambah sumber daya di lini depan.

Real Madrid terakhir kali mencetak gol kala menghadapi Espanyol pada penghujung bulan September lalu. Yang lebih parahnya, Gareth Bale dkk bahkan melewati empat pertandingan tanpa gol serta kemenangan.

Hasil tersebut seolah menjadi penanda bahwa mereka benar-benar kehilangan sosok Cristiano Ronaldo di lini depan. Seperti yang diketahui, bintang asal Portugal itu memutuskan untuk bergabung dengan Juventus bulan Juli lalu.

Hal itu jelas membuat sebagian publik berpikir bahwa Madrid harus segera bergerak mendatangkan penyerang baru di bursa transfer Januari nanti. Tetapi Schuster tidak menyarankan bekas klub asuhannya itu melakukan ‘panic buying’.

BACA JUGA : Cedera, Van Dijk Dipastikan Absen Lawan Belgia

“Saya tidak akan membeli siapapun di bursa transfer musim dingin, karena bila anda ingin memboyong seseorang yang bisa mengembangkan apa yang anda punya, saya pikir bila klub membiarkan pemain pergi seperti itu alasannya adalah dia tidak baik,” ujar Schuster kepada berita bola online.

“Tiba di Januari tanpa memiliki ritme yang bagus akan terasa sangat sulit. Mereka tidak akan dengan mudahnya membiarkan seorang striker pergi jika dia punya 20 gol dengan timnya,” lanjutnya.

Dalam pandangan Schuster, rentetan hasil buruk yang diraih Madrid merupakan hasil perubahan gaya bermain oleh tim lawan. Tak hanya itu, hilangnya sosok pemimpin di dalam tubuh Los Merengues diyakininya juga menjadi masalah.

“Apa yang terjadi bukan karena Ronaldo menjamin anda gol, tetapi lawan secara tidak sadar juga mengubah cara bermain mereka,” tambahnya.

“Terkadang, sosok pemimpin hilang. Madrid tidak punya itu di Moscow [saat kalah dari CSKA 0-1 di Liga Champions], dan itu sangat terlihat,” tutupnya.

Rentetan hasil buruk itu juga memengaruhi posisi Julen Lopetegui di kursi kepelatihan. Menurut beberapa laporan, eks pelatih timnas Spanyol itu akan dipecat jika gagal meraih kemenangan kala bertemu Barcelona nanti.