http://smskeen.com/wp-content/uploads/2019/05/wenger.jpg

Wenger Tunjuk Van Dijk Sebagai Biang Kekalahan Liverpool, Ini Penjelasannya

http://smskeen.com/wp-content/uploads/2019/05/wenger.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Liverpool harus menelan kekalahan telak dalam laga leg pertama kontra Barcelona di babak semi-final Liga Champions, Kamis (2/5) dini hari kemarin. Mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger, menyebut nama Virgil van Dijk sebagai biang keladinya.

Belum lama ini, Van Dijk mendapatkan banyak pujian dari berbagai kalangan setelah dinobatkan sebagai pemenang PFA Player of the Year. Bek asal Belanda itu disebut memegang peran penting dalam kebangkitan Liverpool di musim ini.

Sayangnya, ia tak bisa berbuat banyak saat Liverpool melawat ke markas Barcelona. Van Dijk tak mampu membendung permainan menyerang dari Lionel Messi dkk hingga membuat timnya kalah dengan skor telak 0-3.

Alhasil, mantan pemain Southampton tersebut mendapatkan kritikan. Salah satunya datang dari Arsene Wenger yang pernah menjadi pelatih Arsenal hingga musim lalu. Di matanya, Van Dijk melakukan kesalahan besar dengan membiarkan penyerang Barcelona, Luis Suarez, bebas.

BACA JUGA : Kena Serangan Jantung, Casillas Mengaku Sempat Ketakutan

“Ini sangat menarik karena Virgil van Dijk [biasanya] menutup celah, tapi dia seharusnya menjaga Suarez untuk menutup celah gol. Dari seorang bek tengah dengan kualitas seperti itu… dia membiarkannya pergi,” tutur Wenger kepada berita bola online.

“Permulaan posisinya tidaklah buruk, tapi dia menolak untuk memberi respon. Itu adalah gol yang hebat karena umpan silangnya fantastis. Untuk seorang pencetak gol, itu ideal. Sebuah sepak bola yang luar biasa,” lanjutnya.

Lebih lanjut, dalam pandangan Wenger, Liverpool sejatinya lebih unggul dari Barcelona walaupun mereka kalah dengan skor telak. Tetapi, alasan mengapa Barcelona menang menurutnya adalah efektivitas saat berada di depan gawang.

“Secara fisik, mereka [Liverpool] lebih kuat dari Barcelona, terutama dari segi kecepatan,” tambah Wenger.

“Barcelona membuat dua atau tiga kartu kuning karena mereka tak bisa berlari dengan pemain Liverpool. Tapi saat mereka mencapai lini terakhir, Barca punya kualitas itu. Satu kesempatan, satu gol,” tutupnya.Dari ketiga gol yang didapatkan Barcelona, dua di antaranya dicetak oleh Lionel Messi pada babak kedua. Sedangkan satu gol sisanya yang merupakan gol pembuka diciptakan oleh penyerang lainnya, yakni Luis Suarez.