http://smskeen.com/wp-content/uploads/2019/06/paul-pogba-manchester-united-2018-19_hw6phdxajyyy1fkbizzsqqxhr.jpg

Lama Membela MU, Pogba Ternyata Lebih Menggemari Arsenal

http://smskeen.com/wp-content/uploads/2019/06/paul-pogba-manchester-united-2018-19_hw6phdxajyyy1fkbizzsqqxhr.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Paul Pogba ternyata bukan fans Manchester United meskipun dirinya lahir dari tim muda klub raksasa Inggris itu. Kenyataannya, ia lebih menggemari salah satu rival bebuyutan tim berjuluk The Red Devils tersebut, yakni Arsenal.

Pemain asal Prancis tersebut memutuskan untuk hijrah ke Inggris saat masih berumur sangat belia, yakni 15 tahun. Kepindahannya itu sendiri sempat mengundang kontroversi karena klub sebelumnya, Le Havre, tidak terima dengan caranya direkrut oleh Manchester United.

Ia terbilang cukup setia dengan Manchester United. Walaupun sempat hengkang ke Juventus pada tahun 2012 lalu, ia tetap tak bisa jauh dari klub tersebut. Tahun 2016, ia kembali menginjakkan kakinya di stadion kebanggaan Manchester United, Old Trafford.

Tetapi, meskipun sudah lama bergabung, Manchester United rupanya bukan klub favorit Pogba. Saat berbincang dengan The Times baru-baru ini, ia menjelaskan bahwa klub yang ia idolakan sejak masa kanak-kanak adalah Arsenal.

BACA JUGA : Eder Jadi Kunci Kepindahan Nicolo Barella ke Inter Milan

Faktor kewarganegaraan menjadi alasan Pogba menggemari tim berjuluk The Gunners tersebut. Ya, Arsenal memang terbilang cukup akrab dengan pemain berdarah Prancis seperti Thierry Henry, Patrick Vieira, dan juga Robert Pires.

“Saya adalah penggemar Arsenal. Arsenal dan Timnas Prancis. Saya sangat menyukai tim di musim 1999-2000,” tutur Pogba, seperti yang dikutip dari berita bola online.

Hubungan Arsenal dengan banyak pemain Prancis seolah menjadi sebuah tradisi klub. Hingga sekarang, klub itu masih mengandalkan pemain berdarah Prancis seperti Alexandre Lacazette dan Pierre-Emerick Aubameyang. Nama terakhir memilih untuk memperkuat Timnas Gabon.

Pogba lalu mengenang masa kecilnya dulu, di mana ia menghabiskan waktu untuk bermain sepak bola di lapangan semen. Dari ceritanya, ia diketahui berposisi sebagai penyerang karena menggemari sosok Thierry Henry.

“Anda mengenal Thierry Henry, Patrick Vieira, [Sylvain] Wiltord, Pires. Saya menyukai Thierry Henry. Dulu saya adalah pemain yang egois. Kala itu, saya adalah seorang striker, nomor sembilan,” lanjutnya.

“Lalu saya terus mundur dan mundur hingga berakhir di lini tengah. Lapangannya saat itu keras, dari semen. Jangan sampai anda terjatuh! Sekarang teman-teman saya tak percaya melihat saya mengoper bola,” tandasnya.

Ketajaman Pogba ternyata tidak memudar meski posisinya kini sudah semakin jauh dari gawang lawan. Terbukti, pemain berumur 26 tahun tersebut 16 gol dari 47 penampilannya di semua kompetisi bersama Manchester United musim ini.