http://smskeen.com/wp-content/uploads/2019/08/106585852_pep_guardiola_pa.jpg

Guardiola Merasa Terganggu dengan Klaim Klopp Soal Dunia Fantasi

http://smskeen.com/wp-content/uploads/2019/08/106585852_pep_guardiola_pa.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Manajer Manchester City Josep Guardiola mengaku ia merasa terganggu dengan komentar Jurgen Klopp soal dunia fantasi pembelian pemain.

Musim panas ini Liverpool tak aktif beraksi di bursa transfer pemain. Mereka memang mendatangkan dua pemain baru saja.

Namun keduanya adalah pemain yang masih remaja yakni Sepp van den Berg dan Harvey Elliott. Padahal Liverpool sebelumnya diprediksi akan membeli pemain bintang baru agar bisa bersaing lebih baik dengan City di Premier League.

Klopp sempat disinggung terkait perekrutan pemainnya itu. Manajer asal Jerman tersebut mengatakan bahwa Liverpool tak bisa terus membeli pemain dengan mahal, tak seperti raksasa Eropa lain yang kaya raya.

“Anda tidak bisa melakukan itu terus-terusan. Ada klub lain yang terus melakukannya. Real Madrid, Barcelona, Man City dan PSG. Mereka dapat apa yang mereka butuhkan,” kata Klopp.

“Sekarang sepertinya kami tidak akan melakukan itu lagi. Namun, kami tidak berada dalam dunia fantasi di mana anda bisa mendapatkan setiap keinginan Anda,” sambungnya.

Komentar Klopp itu akhirnya mendapat tanggapan dari Guardiola. Manajer asal Spanyol itu membantah klaim koleganya tersebut.

Guardiola menegaskan bahwa City sebenarnya tak memiliki keuntungan finansial dibanding Liverpool di bursa transfer pemain.

“Ya itu mengganggu saya karena tidak benar bahwa kami telah menghabiskan 200 juta pounds setiap bursa transfer,” ketusnya pada berita bola online.

BACA JUGA : Setia Barcelona, Carles Puyol Dua Kali Tolak Pinangan Real Madrid

“Juga ini Liverpool, (semboyan) ‘you’ll never walk alone (anda tidak akan pernah berjalan sendirian)’, ini bukan tim kecil,” sambungnya.

“Tentu saja saya tidak suka karena itu tidak benar. Musim lalu kami menghabiskan 17 juta bersih hanya untuk satu pemain,” seru Guardiola.

Di bursa-bursa transfer sebelumnya, Guardiola memang sempat jor-joran beli pemain baru. Harganya pun mahal-mahal.

Terkait itu, Guardiola memiliki penjelasannya. Ia menyebut memang harus melakukannya demi merombak timnya yang sudah mulai uzur.

“Dua musim lalu ketika saya menghabiskan banyak uang, itu karena saya mengambil alih tim dengan 10 atau 11 pemain di atas usia 30. Anda harus [menggantinya],” dalihnya.

“Tapi kami tidak bisa menghabiskan 200 juta poundss setiap musim. Misalnya, Liverpool menghabiskan lebih dari 200 juta musim lalu, dan mereka tidak bisa melakukannya musim ini. Bagi kami itu sama,” terangnya.

“Kami membeli satu pemain musim ini dan kemudian Angelino dengan klausul pembelian kembali. Hari ini klub tidak bisa menghabiskan banyak uang setiap musim. Apa yang terjadi di Real Madrid dan Barcelona saya tidak tahu karena saya tidak ada di sana,” tandasnya.

Josep Guardiola akan bersua dengan Jurgen Klopp pada akhir pekan ini. Sebab Liverpool akan berduel dengan Manchester City di Community Shield.