http://smskeen.com/wp-content/uploads/2019/08/Man-City-guardiola-var-1167014.jpg

Kritik Pedas Josep Guardiola: Mungkin VAR Sedang ‘Ngopi’

http://smskeen.com/wp-content/uploads/2019/08/Man-City-guardiola-var-1167014.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Josep Guardiola merasa dirugikan oleh VAR saat timnya, Manchester City, bertemu Tottenham di laga pekan kedua Premier Leaguehari Sabtu (17/8/2019). Pelatih asal Spanyol mengkritik keras penggunaan teknologi tersebut.

Partai antara Manchester City melawan Tottenham, yang digelar di Etihad Stadium, berakhir dengan kedudukan imbang 2-2. Awalnya, the Citizens sempat unggul dengan skor 2-1 di babak pertama melalui aksi Raheem Sterling dan Sergio Aguero.

Sementara itu, satu gol Tottenham diciptakan oleh Erik Lamela pada menit ke-23. Lalu gol penyama kedudukan lahir saat babak kedua telah berjalan selama 11 menit melalui kaki sang gelandang, Lucas Moura.

BACA JUGA : Carragher: Eriksen Bukan Level Real Madrid atau Barcelona

Jelang laga berakhir, Manchester City sukses menjebol gawang yang Tottenham melalui aksi Gabriel Jesus. Namun, gol itu dianulir setelah wasit mendapatkan laporan dari ofisial VAR yang menyebutkan bahwa bola sempat menyentuh tangan Aymeric Laporte.

Di sisi lain, VAR tidak memberikan keuntungan pada Manchester City atas insiden yang terjadi di tengah pertandingan. Dalam kasus ini, the Citizens diyakini bisa mendapat penalti setelah Lamela menjatuhkan Rodri di kotak terlarang.

Guardiola pun tak bisa menahan kritikannya terhadap teknologi pembantu wasit tersebut. Dalam konferensi pers usai pertandingan, mantan pelatih Barcelona itu menyoroti VAR dengan memberikan sindiran pedas.

“Di babak pertama, penalti? Tanyakan kepada dua wasit yang berada di pojok. Lalu pergilah ke London untuk bertanya kepada VAR,” tutur Guardiola seperti yang dikutip dari berita bola online.

“Pergilah ke London, tanyakan bos besarnya. Saya bukan VAR. Mereka membuat contoh untuk pelatih Premier League, seperti yang saya lihat. Tapi apa yang bisa saya katakan?” lanjutnya.

“Itu adalah penalti. Lamela menjatuhkan Rodri, dan itu adalah penalti. Mungkin, pada saat itu, VAR sedang ngopi,” tambah pria berumur 48 tahun tersebut.

Guardiola kemudian mengenang kembali apa yang terjadi dalam laga kontra Tottenham di ajang Liga Champions musim lalu. Seperti yang diketahui, ia juga pernah mengeluhkan kinerja VAR atas gol Fernando Llorente yang dirasanya telah melakukan handsball sebelumnya.

“Mengapa tidak terjadi handsball dengan [Fernando] Llorente di perempat final Liga Champions musim lalu, tapi mengapa hari ini menjadi hands? Mengapa?” tambahnya.

“Ini sangat disayangkan karena terjadi pada menit-menit akhir. Kami sudah melewati Liga Champions dan hari ini, itu adalah aksi terakhir dan kami mencetak gol. Tanyakan kepada orang VAR,” tandasnya.

Setelah melampiaskan kekesalannya, Guardiola harus mengalihkan perhatiannya ke laga Premier League berikutnya kontra Bournemouth. Pertandingan tersebut bakalan berlangsung hari Minggu (25/8/2019) nanti di Dean Court.