http://smskeen.com/wp-content/uploads/2019/09/wojciech-szczesny-3.jpg

Jadi Pilihan Utama Ketimbang Buffon, Szczesny: Saya Kiper Terbaik Dunia!

http://smskeen.com/wp-content/uploads/2019/09/wojciech-szczesny-3.jpg

BERITA BOLA ONLINE –  Kiper Juventus, Wojciech Szczesny, bisa sedikit bersombong karena menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang ketimbang Gianluigi Buffon. Dengan nada bercanda, ia mengklaim dirinya sebagai kiper terbaik di dunia saat ini.

Posisi penjaga gawang utama Juventus sudah didapatkan Szczesny sejak musim lalu, tepat setelah Gianluigi Buffon memutuskan hengkang ke PSG. Meskipun manajemen mendatangkan Mattia Perin dari Genoa, keberadaan dirinya di bawah mistar gawang tetap tak tergoyahkan.

Performanya pada musim kemarin pun bisa dikatakan apik. Dari 28 kali penampilan di Serie A, ia hanya kebobolan 20 gol saja. Pemain berumur 29 tahun itu juga berhasil mengantongi 11 clean-sheet.

Namun kekhawatiran sempat muncul begitu Juventus mengumumkan telah memulangkan Buffon dari PSG. Beruntung, Szczesny masih jadi pilihan utama setidaknya dalam dua pertandingan terakhir di musim ini.

Dalam kurun waktu dua musim, situasinya sudah menjadi terbalik. Setelah sebelumnya Szczesny hanya bisa melihatnya dari bangku cadangan, kini ia melihat Buffon menghabiskan waktunya bersama pemain pengganti.

Szczesny jadi bisa membanggakan dirinya sendiri, mengingat seorang kiper yang pernah dielu-elukan sebagai sosok terbaik di dunia itu jadi deputinya di Juventus. Ia bahkan bisa mengklaim dirinya sendiri sebagai kiper terbaik dunia saat ini.

BACA JUGA : Hanya 19 Pemain, Ini Skuat Chelsea untuk Liga Champions 2019/20

“Sebelumnya saya pernah mengatakan itu saat menjadi cadangan di Roma, itu untuk kiper terbaik di dunia, Alisson, yang sekarang di Liverpool,” buka Szczesny kepada berita bola online.

“Sekarang di Juve, pemain pengganti saya adalah satu dari kiper terbaik sepanjang masa. Kesimpulannya, saya mungkin adalah kiper terbaik di dunia dan dalam sejarah,” lanjutnya.

Meskipun demikian, bukan itu yang bisa ia syukuri dari kepulangan Buffon ke Turin. Ia merasa senang karena bisa menambah masa belajarnya dengan mantan kiper Timnas Italia tersebut.

“Serius, tambahan satu tahun untuk bejalar dari Gigi adalah pengalaman yang tak ternilai dan saya senang dia telah kembali,” tambah kiper yang juga pernah memperkuat Arsenal tersebut.

“Saya senang. Saat saya datang ke Juventus dua tahun lalu, saya tahu akan menjadi deputinya selama satu tahun. Sekarang dia telah kembali dalam keadaan sadar akan perannya. Hubungan kami baik,” tandasnya.

Namun Szczesny harus tetap merelakan posisinya dipegang Buffon dalam, sedikitnya, delapan pertandingan di Serie A. Sebab kabarnya, dalam kontrak pemain berumur 42 tahun itu terdapat klausul yang mewajibkan Juventus memainkannya minimal delapan kali.