http://smskeen.com/wp-content/uploads/2019/10/Maurizio-Sarri-1144097.jpg

Dari Cristiano Ronaldo, Maurizio Sarri Belajar Soal Mentalitas

http://smskeen.com/wp-content/uploads/2019/10/Maurizio-Sarri-1144097.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, mengaku beruntung bisa mendapatkan kesempatan untuk melatih pemain sekaliber Cristiano Ronaldo. Darinya, ia belajar soal pentingnya mentalitas bagi seorang pemain.

Pelan tapi pasti, karir kepelatihan Sarri menunjukkan grafik peningkatan. Setelah menyihir Napoli menjadi salah satu kandidat peraih Scudetto beberapa tahun lalu, ia pindah ke Chelsea dan langsung menyumbang prestasi.

Sarri membawa Chelsea meraih gelar Liga Europa usai mengalahkan Arsenal pada babak final dengan skor telak 4-1. Itu adalah trofi pertama untuk Sarri yang kini sudah berusia 60 tahun.

Kini, ia sedang berusaha membantu Juventus untuk mempertahankan gelar Scudetto yang kesembilan kalinya. Sekaligus menuntaskan hasrat meraih trofi tersebut yang selalu gagal selama melatih Napoli beberapa waktu lalu.

Trofi bukanlah satu-satunya yang membuat Sarri bangga. Melatih pemain sekelas Ronaldo pun dianggap sebagai sebuah pencapaian di dalam karirnya. Dan kesempatan itu ia dapatkan saat melatih Juventus.

BACA JUGA : Jurgen Klopp Saja Butuh Empat Tahun, Solskjaer Butuh Berapa Lama?

Sarri sudah pernah menukangi pemain hebat di setiap tim yang ia latih, seperti Lorenzo Insigne dan Eden Hazard. Namun kepuasan melatih seorang Ronaldo jelas tak bisa dibandingkan dengan itu.

“Cristiano Ronaldo, bagi saya, ialah sumber kepuasan dan kebanggaaan. Dia punya mentalitas yang luar biasa dan tahu cara memaksakan tujuan kepada diri sendiri dan rekan setimnya,” ujar Sarri seperti yang dikutip dari berita bola online.

“Saat ia mencetak golnya yang ke-700, dia sudah memikirkan soal gol yang ke-800. Saya pikir itu penting bagi kami semua yang berada dekat dengannya, sebab hal seperti itu memiliki sifat menular,” lanjutnya.

Dari Ronaldo juga, Sarri mendapatkan satu pelajaran berharga yakni pentingnya mentalitas. Soal mentalitas itu sendiri, Sarri merasa bahwa Ronaldo memiliki jumlah yang besarnya tak terkira.

“Dia membuat saya paham perbedaan yang terdapat dalam mentalitas: Dia memiliki sesuatu yang lebih soal itu,” tandasnya.

Ronaldo sendiri belum bisa berhenti mencetak gol. Saat tampil dalam laga lanjutan Serie A akhir pekan lalu melawan Bologna, ia mencatatkan satu gol yang membuat Bianconeri menang dengan skor tipis 2-1.

Torehan golnya mungkin akan bertambah saat Juventus bertemu Lokomotiv Moskow dalam laga lanjutan Grup D Liga Champions, Rabu (23/10/2019). Apalagi Juventus bakalan bertindak sebagai tuan rumah dalam pertandingan yang digelar di Allianz Stadium tersebut.