http://smskeen.com/wp-content/uploads/2019/10/gerard-pique-getafe-1.jpeg

Pique Beri Bocoran Soal Hubungan Messi dan Griezmann

http://smskeen.com/wp-content/uploads/2019/10/gerard-pique-getafe.jpeg

BERITA BOLA ONLINE – Gerard Pique angkat bicara soal hubungan antara Lionel Messi dan Antoine Griezmann yang merupakan rekan setimnya di Barcelona. Katanya, kedua sosok tersebut tidak sedang bertengkar.

Rumor soal hubungan yang tidak baik antara Griezmann dan Messi mulai mencuat pada awal bulan Oktober ini. Semuanya dimulai saat penyerang asal Prancis itu mengatakan bahwa dirinya kesulitan untuk berinteraksi dengan sang bintang.

Pasalnya Messi beserta Griezmann bukan sosok yang sering berbicara. Alhasil, beragam rumor negatif antara keduanya pun ramai dibicarakan oleh khalayak umum.

Salah satu rumor berkata bahwa Messi sebenarnya menolak kehadiran Griezmann di Camp Nou. Ia lebih menginginkan Neymar yang beberapa waktu lalu sempat dikabarkan berniat untuk memperkuat Barcelona lagi.

Messi menepis rumor tersebut dan menyebutkannya sebagai sebuah kebohongan. Lalu, baru-baru ini, perkataan itu diperkuat oleh Gerard Pique kala bertemu dengan berita bola online. Ia memastikan bahwa Messi dan Griezmann sedang akur.

BACA JUGA : Soal Ban Kapten Granit Xhaka di Arsenal, Unai Emery Belum Ambil Keputusan

“Di sini, kami sangat melebih-lebihkan. Leo dan Grizi akrab, seperti halnya Leo dan [Ousmane] Dembele yang akrab, atau Leo bersama Pedro atau [David] Villa. Semuanya baik. Dengan Luis [Suarez dan Messi], mereka hampir seperti saudara,” ujar Pique.

“Hanya karena dia tidak terloihat akrab [dengan Griezmann] seperti dirinya dengan Luis, bukan berarti hubungan mereka sedang buruk,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pique juga berbicara soal pertandingan El Clasico melawan Real Madrid yang ditunda. Pria berumur 32 tahun itu melihat keputusan menunda El Clasico merupakan pilihan yang salah.

Seperti yang diketahui, laga El Clasico sebenarnya akan dihelat pada akhir pekan kemarin. Namun pihak penyelenggara La Liga memilih untuk menundanya karena adanya protes besar soal kemerdekaan Catalan di Barcelona.

“Menurut saya keputusan itu tidak diperlukan. Itu hanya akan membuat masalah yang tidak ada sebelumnya menjadi lebih besar. Espanyol dan Villarreal bermain pada pekan itu dan tak ada yang terjadi,” tambahnya.

“Saya pikir bagi klub dan liga, itu bukan keputusan yang terbaik. Saya pikir liga, sebagai sebuah kompetisi, dan klub harus berani mengambil resiko dan memastikan semuanya berjalan dengan baik-baik saja,” tandasnya.