http://smskeen.com/wp-content/uploads/2020/04/mesut-ozil_0d6f30e-2.jpg

3 Pemain Tolak Pemotongan Gaji di Arsenal, Mengapa Hanya Mesut Ozil yang Diserang?

http://smskeen.com/wp-content/uploads/2020/04/mesut-ozil_0d6f30e-2.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Nama Mesut Ozil kini tengah menjadi perbincangan hangat media Inggris. Bukan soal gaji atau performa di atas lapangan, tetapi soal penolakan pemotongan gaji yang diajukan pihak Arsenal.

Mesut Ozil menolak rencana Arsenal memotong gaji pemain sebanyak 12,5 persen. Pemotongan gaji tersebut terkait dengan krisis yang dialami klub kareka pandemi virus corona yang melanda.

Pemain Arsenal terbelah, ada kubu yang setuju dengan pemotongan gaji dan yang tidak setuju. Di tengah situasi tersebut, Mikel Arteta kemudian melakukan intervensi dan memutuskan semua harus sepakat.

Awalnya, pihak pemain diwakili Hector Bellerin dalam melakukan negosiasi. Namun, hingga akhirnya Mikel Arteta turun tangan, masih ada tiga pemain yang tidak sepakat termasuk Mesut Ozil.

Legenda Arsenal, Ray Parlour, heran dengan situasi yang terjadi di Arsenal. Ada tiga pemain yang tidak sepakat dengan pemotongan gaji, lantas mengapa hanya Mesut Ozil yang menjadi sorotan?

“Ozil adalah target empuk,” tegas Ray Parlour kepada Berita Bola Online.

“Kami selalu melihat gaji, tetapi saya tidak berpikir gaji harus masuk ke dalamnya. Ini tentu bukan kesalahan Mesut Ozil. Dia hanya 350.000 pounds per minggu,” tambah Ray Parlour.

Ray Parlour menilai semua yang kini terjadi bukan kesalahan Mesut Ozil. Sebab, klub lah yang memberikan gaji besar kepada playmaker asal Jerman tersebut. Selain itu, dua pemain lain juga tidak menjadi sorotan.

“Jika ada tiga pemain yang belum setuju mereka semua harus disebutkan namanya, mengapa hanya Mesut Ozil? Ini berita negatif yang harusnya tidak perlu terjadi di Arsenal,” kata Ray Parlour.

Mesut Ozil mendapat banyak kecaman dari publik dan pengamat sepak bola. Namun, tidak sedikit yang memberi dukungan kepada pemain berusia 31 tahun tersebut. Roy Keane, legenda Manchester United, ikut membela Mesut Ozil.

“Saya tidak yakin bagaimana saya akan menghadapinya, saya punya banyak simpati untuk para pemain di luar sana, banyak pemain yang dikritik,” bukanya pada Berita Bola Online.

BACA JUGA : Juventus Kebut Transfer Emerson Palmieri

“Melihat itu sekarang, terutama dengan cara saya meninggalkan United, dan saya berbicara tentang para pemain di klub-klub besar yang sangat besar, dengan banyak pemilik kaya dan tekanan untuk mengambil pemotongan gaji, saya tidak akan menerima pemotongan gaji jika saya berada di salah satu klub yang lebih besar,” tegasnya.